Cara Membeli Saham Untuk Pemula 2021

Seputarliputan.com – Di era digital seperti saat ini, Cara Membeli Saham semakin mudah dilakukan. Cara beli saham bisa dilakukan dengan cara yang begitu sederhana dengan menggunakan teknologi online melalui media Gadget atau perangkat komputer yang tersambung ke internet.

Saham adalah merupakan salah satu instrumen investasi. Saham merupakan bukti kepemilikan nilai dari sebuah perusahaan atau bukti penyertaan modal. Pemilik saham juga bisa memiliki hak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya.

Membeli saham perusahaan di pasar modal merupakan investasi yang memiliki resiko lebih tinggi dibandingkan dengan instrumen lain seperti obligasi, deposito, tabungan berjangka, dan atau emas.

Namun meskipun demikian, kini kita dapat dengan mudah lantaran risiko yang tinggi. Investasi saham juga bisa memberikan imbalan atau keuntungan yang tinggi, baik dari dividen maupun kenaikan harga saham.

Kini siapapun bisa membeli saham dengan mudah. beberapa perusahaan sekuritas saat ini sudah menyediakan platform jual saham, termasuk tahapan cara membeli saham bagi pemula atau untuk masyarakat yang memang masih awam dalam hal ini.

Sedang, untuk penjualan saham, total dana yang didapat investor adalah nilai sesuai dengan harga jual saham dikurangi biaya transaksi dan PPh.

Saham

Biaya transaksi tersebut berbeda-beda di setiap perusahaan sekuritas., tetapi pada umumnya 0,2-0,3 % dari nilai transaksi pembelian saham (termasuk PPN) dan ditambah PPh 0,1 % khusus untuk transaksi penjualan saham.

Meski pada umumnya dihitung perlembar, cara beli saham juga tidak bisa dilakukan dengan pembelian per lembar melainkan harus dilakukan dalam 1 lot. Menurut aturan BEI, 1 lot setara dengan 100 lembar saham.

Modal Untuk Beli Saham

Modal membeli saham sangat ditentukan oleh tiga faktor, yaitu harga saham perusahaan yang akan dibeli, fee transaksi sekuritas, dan juga jumlah saham yang akan dibeli..

Saat ini seseorang bisa mulai membeli saham di BEI dengan modal sekitar Rp 100.000 untuk pemula.

Sebagai ilustrasi, pada januari 202 lalu seseorang bernama B ingin membeli saham sebanyak 2 lot PT DBCA yang harga saham perlembarnya adalah Rp 1.000. Sementara perusahaan sekuritas menetapkan biaya transaksi sebesar 0.3 persen.

Maka untuk total jumlah modal yang diperluakan dari pembelian saham tersebut adalah sebesar Rp 200.600. Dengan rincain yaitu Rp 200.000 untuk membeli saham (2 lot x 100 saham x Rp 1.000). lalu kemudian biaya sebesar Rp 600 yang berasal dari fee transaksi sebesar 0,3% x Rp 200.000.

Kemudian setahun berselang atau pada bulan Januari 2021, si B memutuskan untuk menjual saham 2 lot PT DCBA miliknya. Harga saham tersebut sudah naik menjadi Rp 1.200 perlembarnya.

Dalam transaksi jual saham, transaksi yang dilakukan A dikenakan biaya transaksi sebesar 0,3% dan juga pajak PPh atas transaksi jual sebesar 0,1%.

Maka total uang yang akan di dapatkan B tersebut dari hasil jual Saham adalah sebesar Rp 239.040.

Leave a Comment