4 Jenis Investasi Reksadana yang Menguntungkan dan Aman

4 Jenis Investasi Reksadana yang Menguntungkan dan Aman

Seputarliputan.com– Setiap orang harus bijak mengelola keuangan termasuk dalam hal memilih investasi. Dari sekian banyak instrumen investasi yang ditawarkan, investasi reksa dana menguntungkan menjadi pilihan terbaik.

Mungkin banyak dari anda yang masih memikirkan investasi reksa dana ini. Karena di masa pandemi ini, aset instrumen pasar keuangan dianggap bermasalah dan rentan mengalami kemunduran seperti saham atau obligasi, hingga reksadana.

Menjual aset ketika pasar keuangan merosot benar-benar membuat Anda kehilangan uang. Terutama ketika semua dana ditransfer ke tabungan, jumlah bunga yang diperoleh tidak sebanding yang sebenarnya membuat keuangan masa depan bermasalah.

Jenis Investasi Reksa Dana yang Menguntungkan dan Berisiko Rendah

Kinerja IHSG menunjukkan bahwa sebenarnya pasar keuangan dan Pasar Modal Indonesia masih memiliki kekuatan untuk bertahan di masa pandemi. Ini adalah bukti bahwa investor reksa dana tidak perlu khawatir atau rugi.

Baca Juga: Beberapa Komponen Proses Bisnis yang Harus Kalian Pahami

Karena kondisi ekonomi saat ini adalah peluang terbaik untuk menambah nilai investasi reksa dana. Nah, bagi anda yang ingin membeli reksa dana sebagai instrumen investasi, berikut jenis investasi reksa dana yang menguntungkan dan aman dapat dipertimbangkan:

1. Reksa Dana Pasar Uang

Ini adalah jenis investasi reksa dana yang menguntungkan serta paling aman untuk dipilih, yaitu reksa dana pasar uang. Bagi anda yang baru pertama kali menjadi investor dan tidak ingin mengambil risiko besar, reksa dana pasar uang adalah pilihan terbaik.

Pada reksa dana pasar uang, seluruh modal investasi dari investor akan dialokasikan ke dalam instrumen efek dengan jangka waktu maksimal satu tahun. Dengan modal investasi awal bisa mulai dari Rp100 ribu, Masa investasi reksa dana pasar uang sangat fleksibel dan pencairan dana sangat mudah.

Selain bebas pajak, rata-rata laba yang bisa diperoleh adalah 6-8 persen per tahun. Jadi bagi anda yang membutuhkan uang tunai setiap saat, reksa dana pasar uang jelas lebih menguntungkan daripada deposito.

2. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Investasi reksa dana menguntungkan berikutnya adalah jenis reksa dana pendapatan tetap. Dalam reksa dana pendapatan tetap, 80% dari dana investor akan dialokasikan dalam bentuk obligasi.

Baca Juga: 5 Peluang Bisnis Paling Menjanjikan di Hari Natal

Seperti diketahui, penerbit surat utang akan memberikan pembayaran bunga (kupon) bagi pemegang obligasi, sehingga akhirnya disebut pendapatan tetap. Kinerja reksa dana jenis ini dipengaruhi oleh suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Sehingga ketika BI rate turun, harga obligasi akan naik dan menguntungkan pemilik reksa dana pendapatan tetap. Biasanya jangka waktu reksa dana pendapatan tetap adalah sekitar 1-3 tahun.

3. Reksa Dana Campuran

Pada 2018, reksa dana pendapatan tetap suram karena melaporkan negatif 2,2%. Tetapi pengembalian negatif akan positif pada tahun 2020. Kenapa begitu? Karena BI memilih mempertahankan suku bunga acuan sebesar 6%. Sejauh ini.

Rata-rata pengembalian reksa dana pendapatan tetap di kisaran 5-10 persen per tahun. Meskipun pengembalian reksa dana pendapatan tetap lebih rendah daripada reksa dana saham atau campuran, risikonya juga lebih kecil.

Anda juga bisa memulai modal investasi sebesar Rp10 ribu dan jangan khawatir dikenakan pajak. Selain itu, tidak akan ada yang namanya pengelolaan dana curang karena obligasi diatur oleh pemerintah, sehingga uang Anda pasti aman.

4. Saham Reksa Dana

Produk investasi reksa dana yang menguntungkan yang berada di posisi terakhir adalah reksa dana saham. Bukan tanpa alasan, karena dibandingkan dengan tiga produk reksa dana lainnya, reksa dana saham memang memiliki potensi risiko terbesar, tetapi keuntungannya juga yang tertinggi.

Baca Juga: Strategi Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Menjelang Ramadhan

Seperti namanya, jika Anda memilih reksa dana saham maka semua dana investor ditempatkan di instrumen saham. Sebagai aset jangka panjang (minimal lima tahun), reksadana saham tidak cocok untuk anda yang ingin meraup untung dalam waktu singkat.

Akhir Kata

Itulah pembahasan yang dapat kami sajikan mengenai 4 Jenis Investasi Reksadana yang Menguntungkan dan Aman. Semoga dengan pembahasan kami di atas dapat bermanfaat buat kalian semuanya.

You May Also Like

About the Author: Cool Beth

Leave a Reply

Your email address will not be published.