Tips Mendaftarkan Izin Usaha Jasa Konstruksi Asing Dengan Mudah

Tips Mendaftarkan Izin Usaha Jasa Konstruksi Asing Dengan Mudah

Seputarliputan.comTips Mendaftarkan Izin Usaha Jasa Konstruksi Asing Dengan Mudah. Bisnis konstruksi di Indonesia dapat berupa modal lokal yang dimiliki oleh warga negara Indonesia.

Selain itu, ada juga yang modalnya dimiliki dan menjadi PT PMA atau penanaman modal asing yang banyak dilakukan. Kedua jenis bisnis terdaftar secara hukum dan memiliki SIUJK.

Jika Anda ingin memulai bisnis di bidang konstruksi dan kemudian bekerja sama dengan investor asing, ikuti prosedur berikut Izin Usaha Jasa Konstruksi Asing di Indonesia.

Persyaratan Manajemen SIUJK Untuk Konstruksi

Namun, SIUJK untuk PT biasa dan PT PMA adalah sama, ada beberapa persyaratan yang harus disetujui. Ketentuan tersebut terdiri dari:

  • Izin penanaman modal secara umum harus disetujui oleh PT PMA yang telah dibuat sebagai undang-undang No. 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal Asing.
  • Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2016, kepemilikan modal atau kepemilikan maksimal 67% saja. Sisanya dimiliki oleh investor domestik atau Warga Negara Indonesia.
  • Modal untuk perencana dan Pengawas Konstruksi minimal Rp2, 5 miliar dan Pelaksana Konstruksi Rp50 miliar.
  • Memiliki pengalaman kerja minimal Rp250 miliar dalam 10 tahun terakhir.

Langkah-Langkah Untuk Merawat SIUJK

Sebelum SIUJK diurus, ada beberapa prosedur yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Berikut urutan lengkap prosedur:

1. Mengetahui Kualifikasi Bisnis yang Dimiliki

Sebelum menyetujui SIUJK, pemilik bisnis harus mengetahui jenis bisnis yang mereka miliki. Klasifikasi ini akan menentukan apakah itu termasuk usaha kecil, menengah, atau besar. Masing-masing memiliki kriteria sendiri mulai dari nilai proyek, dan jenis usaha.

Baca Juga: 5 Jenis Kerajinan Tekstil yang Bisa Menghasilkan Uang

Karena termasuk PT PMA, Jenis usaha yang dapat masuk dalam kategori ini adalah B2 atau usaha besar dengan nilai proyek di atas 250 miliar atau tidak disetujui. Perusahaan harus dalam bentuk perseroan terbatas sesuai dengan aturan tentang investasi yang sudah ada dalam bentuk undang-undang.

2. Buat SKA atau SKT

SKA atau SKT diberikan untuk melihat kemampuan seseorang dalam bidang konstruksi. Apakah akan ada tes khusus untuk menentukan apakah mereka memenuhi syarat untuk SKA atau SKT. Karena harus masuk dalam klasifikasi B2, minimal harus dimiliki 2 associate Expert.

3. Membuat SBU

Setelah surat yang menunjukkan keahlian seseorang atau perusahaan dalam bisnis konstruksi, perusahaan harus mengurus SBU atau sertifikat badan usaha. Sertifikat ini wajib ditanyakan apakah perusahaan benar-benar mampu di bidangnya atau tidak.

Nantinya SBU juga akan membantu perusahaan dalam hal perpajakan. Dengan SBU, perusahaan dapat membayar pajak dengan besaran yang jauh lebih kecil daripada perusahaan yang tidak ditambah.

4. Mengurus Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)

Setelah semua prosedur selesai, SIUJK dapat mulai diurus oleh perusahaan jasa konstruksi. Waktu pengelolaan SIUJK ini sendiri sekitar 2 bulan. Jadi, pemrosesan yang lebih cepat akan lebih baik sehingga bisnis konstruksi dapat dilakukan secara legal.

Baca Juga: Tips Sukses Investasi Emas Di Akhir Tahun Agar Mendapatkan Keuntungan Berlimpah

Berikut adalah beberapa ulasan tentang Izin Usaha Jasa Konstruksi Asing. Prosedur umum hampir sama dengan persyaratan khusus. PT PMA tidak dapat membeli seluruh sahamnya. Sekitar sepertiga harus dimiliki oleh warga negara Indonesia sesuai dengan aturan yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Akhir Kata

Demikianlah informasi mengenai Tips Mendaftarkan Izin Usaha Jasa Konstruksi Asing Dengan Mudah. Semoga dengan pembahasan kami di atas dapat bermanfaat untuk kalian semuanya, sekian dan terimakasih.

You May Also Like

About the Author: Cool Beth

Leave a Reply

Your email address will not be published.